(18 Mar 2025 | 10:07)

Kuliah Ramadhan SMP Al Hikmah Surabaya: Penemuan Mengejutkan dalam Penelitian Naskah Al-Qur'an

SMP Al Hikmah Surabaya menggelar kuliah Ramadhan yang penuh makna dan membuka wawasan baru bagi para Ust dan Usth pendidik di SMP Al Hikmah. Kuliah ini dilaksanakan setelah kegiatan tilawah harian yang dipimpin oleh Ustadz dan Ustadzah pengajar SMP Al Hikmah Surabaya beserta pimpinan. Dalam suasana yang khusyuk dan penuh semangat, Ust. Fathurrofiq, S.S, M.Pd.I., pengajar Bahasa Indonesia SMP Al Hikmah Surabaya, penulis nasional, serta pemerhati sastra, menjadi pembicara utama dalam kuliah Ramadhan kali ini.

Dalam kesempatan berharga tersebut, Ust. Fathurrofiq mengangkat tema yang sangat menarik, yang terkait dengan keajaiban Al-Qur'an dan pemeliharaannya sepanjang sejarah. Beliau membahas sebuah penelitian yang dilakukan menjelang Perang Dunia II, di mana sejumlah peneliti naskah di Jerman mengumpulkan lebih dari 40 ribu salinan Al-Qur'an dari berbagai penjuru dunia. Salinan-salinan ini mencakup edisi-edisi Al-Qur'an dari berbagai zaman, dari awal perkembangan Islam hingga masa modern. Tujuan utama dari penelitian tersebut adalah untuk mencari tahu apakah terdapat variasi atau kesalahan dalam salinan-salinan Al-Qur'an yang tersebar di seluruh dunia.

Setelah melakukan penelitian mendalam selama bertahun-tahun, laporan hasil penelitian yang ditemukan sangat mengejutkan dan menggugah hati. Para peneliti menyimpulkan bahwa "Tidak ada variasi pada salinan-salinan Al-Qur'an yang ada, dari abad pertama hingga abad modern ini." Temuan ini menjadi bukti yang sangat kuat bahwa Al-Qur'an tetap terjaga dalam kesempurnaan dan keasliannya, tanpa adanya perubahan atau penyelewengan dalam teksnya. Keajaiban ini mengingatkan kita bahwa Allah SWT menjaga kitab-Nya dengan sempurna, tanpa cacat sedikit pun.

Namun, perjalanan penelitian ini tidak berhenti di situ. Saat itu, Jerman sedang dalam kekacauan akibat Perang Dunia II, dan saat bom-bom Sekutu menggempur kota-kota Jerman, fasilitas pusat penelitian tersebut hancur akibat serangan udara. Semua salinan dan sarana penelitian yang telah dikumpulkan pun musnah dalam ledakan yang dahsyat. Namun, di antara puing-puing kehancuran tersebut, laporan penelitian yang menyatakan bahwa tidak ditemukan satupun variasi pada 40 ribu salinan Al-Qur'an itu berhasil ditemukan utuh. Laporan ini menjadi saksi nyata dari kekuasaan Allah dalam menjaga kesucian kitab-Nya.

Ust. Fathurrofiq kemudian mengajak para Ust dan Usth pendidik di SMP Al Hikmah untuk merenungkan makna dari kejadian tersebut, yang membuktikan bahwa Al-Qur'an adalah kitab yang benar-benar dijaga oleh Allah dari segala bentuk perubahan dan kesalahan. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga dan mempelajari Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, apalagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Kuliah Ramadhan ini, yang disampaikan setelah tilawah harian oleh ustadz dan ustadzah pengajar SMP Al Hikmah Surabaya, memberikan inspirasi bagi para Ust dan Usth pendidik di SMP Al Hikmah untuk lebih mendalami dan mencintai Al-Qur'an. Ust. Fathurrofiq mengingatkan bahwa sebagai generasi muda, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan meneruskan ajaran-ajaran Islam, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an. Dengan memahami bahwa Al-Qur'an tidak pernah tergoyahkan oleh waktu dan sejarah, para Ust dan Usth pendidik di SMP Al Hikmah diharapkan dapat menjadi penerus yang menjaga dan menyebarkan ajaran-Nya dengan penuh kesungguhan.

Sebagai penutup, kuliah Ramadhan ini menjadi momentum penting bagi seluruh Ust dan Usth pendidik di SMP Al Hikmah SMP Al Hikmah Surabaya untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta menumbuhkan semangat untuk memelihara dan mengamalkan ajaran-ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kuliah Ramadhan ini memberikan manfaat yang besar dan menjadi sumber inspirasi untuk terus mendalami Al-Qur'an dalam kehidupankita semua,  terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah.