(31 Oct 2026 | 12:47)

Keteladanan Orang Tua dan Sinergi Sekolah, Kunci Membentuk Generasi Shalih dan Shalihah

SURABAYA, 31 oktober 2026  — Mendidik anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan materi dan memberikan pendidikan terbaik, tetapi juga tentang menghadirkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai inilah yang menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan Parenting SMP Al Hikmah Surabaya bersama Ustadz Suhadi Fadjaray. Dalam pemaparannya, Ustadz Suhadi menekankan bahwa keteladanan merupakan bagian paling utama dalam proses pendidikan anak. Anak tidak hanya belajar dari nasihat yang disampaikan orang tua, tetapi juga dari sikap, kebiasaan, tutur kata, dan perilaku yang mereka saksikan setiap hari.

Apa yang dilakukan orang tua di rumah akan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter anak. Karena itu, pendidikan tidak cukup hanya dengan meminta anak berbuat baik, tetapi perlu dimulai dari orang tua yang terlebih dahulu memberikan contoh kebaikan. Selain keteladanan di lingkungan keluarga, pendidikan anak juga membutuhkan sinergi yang kuat antara orang tua dan sekolah. Keduanya memiliki peran yang saling melengkapi dalam membimbing tumbuh kembang anak, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta membentuk pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki tanggung jawab.

Keselarasan antara pendidikan di rumah dan di sekolah menjadi penting agar nilai-nilai yang ditanamkan dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Anak membutuhkan lingkungan yang konsisten dalam memberikan arahan, pendampingan, sekaligus contoh nyata. Salah satu pesan reflektif yang disampaikan dalam kegiatan ini mengingatkan bahwa hasil pendidikan sejatinya tidak hanya diukur dari harta atau fasilitas yang kelak diwariskan kepada anak.

“Kelak, di hari tuamu, saat tanganmu mulai lemah dan langkahmu tak lagi cepat, yang akan menuntun perilaku anakmu bukanlah harta benda yang kau wariskan, melainkan keluhuran budi yang telah kau bentuk dengan sabar.”

Pesan tersebut mengajak setiap orang tua untuk kembali memahami bahwa warisan paling berharga bagi anak bukan hanya sesuatu yang bersifat materi, melainkan iman, akhlak, nilai kehidupan, dan kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini. Melalui kegiatan Parenting ini, sekolah berharap terbangun kesadaran bersama bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab yang membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dan sekolah. Dengan keteladanan yang konsisten, komunikasi yang baik, serta sinergi dalam mendampingi anak, diharapkan tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga shalih dan shalihah.

Topik Berita
Berita SMP Al Hikmah Surabaya
Parenting