Hari ke-5 pelaksanaan International Safar (INTSAF) 2026 menjadi salah satu rangkaian perjalanan yang sarat makna dan inspirasi. Para peserta kelas Tahfidz SMP Al Hikmah SUrabaya berkesempatan mengunjungi Istanbul Sabahattin Zaim University, sebuah kampus internasional yang memadukan keunggulan akademik dengan nilai-nilai keislaman. Rombongan disambut dengan penuh kehangatan oleh jajaran rektorat dan mahasiswa, menciptakan suasana kekeluargaan yang menumbuhkan rasa dihargai dan diterima sebagai sesama penuntut ilmu.
Acara formal diawali dengan sambutan perwakilan SMP Al Hikmah yang disampaikan oleh Usth. Susi, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur serta terima kasih yang mendalam atas kesempatan berharga untuk berkunjung dan belajar langsung di lingkungan kampus internasional. Pihak kampus kemudian memaparkan sejarah berdirinya universitas, program akademik, serta aktivitas kemahasiswaan yang berlandaskan nilai keilmuan dan spiritualitas Islam. Sesi dialog berlangsung hangat dan hidup, terlihat dari antusiasme siswa yang aktif bertanya dan menyimak dengan penuh perhatian.
Para peserta juga diajak berkeliling kampus, mengunjungi perpustakaan, serta bersilaturahmi dengan mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di sana. Pertemuan ini menjadi sumber motivasi dan penguat cita-cita, bahwa menuntut ilmu hingga ke negeri jauh adalah jalan mulia yang patut diperjuangkan.
Setelah kegiatan kampus, rombongan melanjutkan dengan makan siang hidangan khas Nusantara yang menghadirkan kehangatan rasa tanah air. Ibadah salat Dzuhur dan Ashar dilaksanakan secara jamak qashar di masjid terdekat, menegaskan bahwa di tengah padatnya agenda safar, hubungan dengan Allah tetap menjadi poros utama perjalanan.
Pada sore hari, peserta mengunjungi Museum Topkapi, pusat sejarah peradaban Islam yang menyimpan peninggalan Rasulullah SAW. Suasana haru dan takzim menyelimuti rombongan saat menyaksikan jejak-jejak mulia tersebut, seolah mengajak setiap peserta menundukkan hati, memperdalam cinta kepada Nabi, dan meneladani perjuangan beliau. Keindahan kawasan Topkapi pun menjadi penutup yang menenangkan, mengajak peserta merenung tentang kejayaan Islam sekaligus tanggung jawab generasi masa depan untuk melanjutkan nilai-nilai luhur tersebut.